Seorang Pria Tidak Mengakui Anak Ketiga Yang dilahirkan Istrinya
Agen Poker Online - Seorang pria tidak mengakui anak ketiga yang dilahirkan istrinya. Ia meragukan jika bayi yang istri nya lahirkan yang berjenis kelamin lak-laki itu anak kandungnya. Dikutip dari berita pria yang bersekitar 40 tahunan itu kehidupanya cukup berada.
Namun dirinya hanya ingin dua anak saja sudah cukup dari hasil pernikahannya. Kemudian ia memilih memakai kondom selama dua tahun lebih saat berhubungan intim dengan istrinya Qaren 32 karena ia tidak ingin punya anak lagi. Tetapi sangat di sayangkan beberapa bulan lalu istrinya telah melahirkan seorang bayi berjenis kelamin laki-laki.
Bandar Poker Online - Pada bulan Oktober lalu Qaren telah melahirkan anak ke tiganya, di tengah-tengah kebahagiaan seorang istri mendapatkan anak lelaki yang selama ini idam-idamkannya tetapi kebahadiaan itu menjadi sedih ketika suaminya tidak mengakui bayi yang sudah di lahirkan oleh istrinya itu adalah anak kadung mereka.
Bahkan ia sendiri sudah menuduh istrinya telah selingkuh dengan pria lain selama ia pergi kerja, sampai saat ini permasalahan salah pahaman ini akhirnya dibawa ke kantor pengadilan agama pada hari rabu tanggal 9/11/2016.
Agen Judi Online - Qaren berharap suaminya memang tidak menginginkan anak lagi setelah melahirkan anak keduanya itu. dengan alasan kebutuhan ekonomi yang semakin meningkat. Pada tahun 2011 Qaren terpaksa mengalah kepada suaminya dan Qaren mengamalkan pil kontrasepsi.
Dan melepaskannya pada tahun 2014 setelah suaminya itu setuju jika melakukan berhubungan intim dengan memakai kondom. Pada mulanya rencana mereka berjalan lancar sampai pada penghujung tahun lalu Qaren dinyatakan telah mengandung, karena kondom yang dipakai suaminya itu bocor dan cairannya masuk ke rahim istrinya.
Bandar Judi Online - Qaren takut dipaksa suami untuk digugurkan bayi dalam perutnya, Qaren memutuskan untuk diam dan menyembunyikan kandungannya dalam beberapa bulan, kebetulan pada tahun itu suaminya yang bekerja sebagai pelaut hampir 6 bulan tidak pulang kerumah.
Sementara itu suami Qaren ketika saat ditanya mengatakan dirinya geram dengan istrinya yang tidak mengaku dari awal kalau istrinya hamil. "katanya takut saya marah dan menyuruhnya menggugurkan kandungannya," kata suami Qaren yang tidak mau di sebut namanya. Menurut ia memang tidak ingin punya anak lagi cukup 2 anak saja, apalagi kehidupan ekonomi yang semakin meningkat.
Dia yang bekerja sebagai kuli kapal merasa tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan keluarganya yang ada, ditambah lagi istrinya yang tidak ingin bekerja istrinya hanya ingin mengurus anak-anak. Namun permasalahan ini hakim pengadilan masih belum memutuskan solusi, sampai hasil DNA dikeluarkan oleh pihak rumah sakit.