Jumat, 21 April 2017

Demonstrasi di Venezuela Berlanjut, 11 Orang Tewas

Demonstrasi di Venezuela Berlanjut, 11 Orang Tewas


Pintasberita54 - Demonstrasi besar-besaran terjadi pada Presiden Venezuela Nicholas Maduro sampai sekarang ini masih berlanjut. Saat ini sudah ada 11 orang korban tewas setelah dua hari sejak dimulainya aksi tersebut.



Bandar Poker Online Terpercaya - Dilansir Aljazeera, pada Hari Sabtu, Tanggal 22/4/2017, sedikitnya ada 11 orang yang tewas di Caracas setelah aksi massa yang menuntut lengsernya Presiden Nicholas Maduro itu berlanjut. Kementerian Luar Negeri menyebut, enam orang juga terluka dalam kekerasan yang semakin meningkat dalam insiden yang dimulai sejak Kamis (19/4) lalu tersebut.

Menurut saksi mata seperti dilansir oleh kantor berita AFP, polisi anti-huru hara menembakkan gas air mata dalam pertempuran di jalanan, baik di timur, barat, dan selatan Caracas dengan para demonstran yang menuntut penggusuran Maduro. Polisi juga diperintahkan untuk menyelidiki siapa dibalik kematian 11 orang dan enam orang yang luka-luka tersebut.

Bandar Judi Online Terpercaya - Sebagian besar kematian terjadi di El Valle, sebuah lingkungan kelas buruh di dekat pangkalan militer terbesar di Caracas

"Polisi menembakkan gas air mata, warga sipil bersenjata menembak senjata di gedung-gedung. Keluarga saya dan saya melemparkan diri ke lantai, sangat mengerikan," kata warga yang berprofesi sebagai pekerja konstruksi, Carlos Yanez, yang menjadi saksi mata kejadian tersebut.

Rumahnya Forum - Pria berusia 33 tahun itu mengatakan kejadian tersebut terlihat seperti perang. Pada satu titik, ada momen ketika para demonstran melemparkan bom molotov dan berhasil membakar salah satu truk polisi berlapis baja yang menembakkan gas air mata ke arah mereka. 

Subscribe to get more videos :